Jumat, 21 September 2012

September Ceria

by Dhea

Kenangan Dalam Memori


Semua terasa indah dibenakku
Semua terasa menyenangkan di hatiku
Mengenangmu, mengingatmu,
Semua kenangan itu mulai menghantui pikiranku
Kau berlari dengan hati yang ringan
Berlari mengejar semua langkah yang ada
Kau terjatuh, tapi kau tetap tersenyum
Tersenyum untuk dunia dan untukmu
Semua orang bertanya,
Untuk apa kau masih tersenyum di saat jatuh?
Dan kau pun menjawab dengan senyuman
“aku mau melihat dia bahagia di sana”

aku tak mengerti mengapa harus aku
mengapa harus aku yang ada dalam benakmu?
mengapa aku yang ingin kau lihat bahagia?
aku tak ingin menjadi beban di hatimu

kau tetap tersenyum...
dan kau tetap mengatakan hal yang sama
"aku ingin melihat kau bahagia di sana" (Dhea)

Kamis, 20 September 2012

Waiting

Dean bangkit dari duduknya sambil terus melihat ke arah jam tangan yang melingkar manis di tangan kirinya. Sudah tiga puluh menit dia melakukan hal yang sama namun batang hidung orang yang dinantikannya tak kunjung tampak. Dean mendengus kesal lalu membuka flip ponselnya dan mengirimkan pesan pada orang itu.

Kau sedang apa? Aku bosan menunggu!

Dia mendesah pelan lalu kembali menyandarkan tubuhnya yang lelah ke sandaran sofa. Dia memejamkan matanya sejenak. Beberapa memori indah diputar seperti film dalam benaknya. Sebuah senyuman manis terukir di wajahnya membuat wajahnya itu terlihat semakin tampan.
“Apakah kau sudah lama menunggu?” tanya seseorang takut-takut sambil menepuk bahu Dean. Dean membuka kedua matanya sambil tersenyum tipis. Dia tahu benar bahwa orang yang ditunggunya sudah datang.
“Baru tiga puluh menit dan kurasa bukan masalah jika itu kau,” jawab Dean sambil tersenyum ramah. Shu, wanita yang baru saja datang itu tampak sedikit terkejut dengan sikap ramah Dean. Ini bukan pertama kalinya Shu terlambat dalam janji mereka dan biasanya Dean tak akan seramah ini.
“Mengapa wajahmu begitu cerah hari ini? Bukankah aku terlambat?” tanya Shu penasaran sambil mengenyakkan dirinya di sofa yang berhadapan dengan Dean.
“Kau ingin tahu?” tanya Dean sambil memajukan sedikit tubuhnya. Shu mengangguk penuh semangat sambil ikut memajukan tubuhnya.
“Jadi?” tanya Shu sambil menaikkan sebelah alisnya. Wajahnya yang tergolong imut sedikit membuat hati Dean merasakan getaran yang memabukkan.
“Karena ada kau disini. Aku menunggumu karena memang aku menginginkanmu,” jelas Dean yang membuat Shu sangat terkejut. Shu menjauhkan tubuhnya dari meja dan mengusap dadanya pelan. Dia tak habis pikir. Apa yang membuat Dean berpikiran seperti itu?
“Kau baik-baik saja kan Shu?” tanya Dean lembut.
“Tentu saja aku baik. Kau yang tidak baik,” seru Shu kesal.
“Kau marah?” tanya Dean pelan dengan suara sedikit tercekat.
“Bagaimana mungkin aku memarahi orang yang memiliki perasaan yang sama denganku?” ujar Shu sambil tersenyum manis.(Dyah)

Rabu, 19 September 2012

Cinta Seorang Kuli Bangunan

Ketika mata melihat sosok yang di kagumi dan hatipun ikut merasakan getaran itu, benih-benih cinta mulai tertanam namun mulut tak bisa berkata  apa-apa karna sosok yang ada di hadapannya begitu sempurna, matanya bening memencarkan sinar kebahagiaan, kulit  yang begitu  terawat sangat jauh berbeda dengan diri ku. Diri ku hanyalah seorang kuli bangunan yang tiap hari harus bersahabat dengan debu tapi bagaimana dengan hati ini..?Apakah masalah hati harus di kaitkan dengan semua itu? Hati terus menjerit kesakitan lalu iapun protes terhadap mulut.
Hati: Kenapa kamu tega terhadap ku mulut? Apa kamu tidak ikut merasakan  diri ku selalu menjerit memanggil nama nya, tapi kenapa kamu tidak pernah mengungkapnya?
Mulut: Maafkan aku hati, aku tak punya kekuatan apa-apa untuk mengatakan nya, tiap kali aku mau mengungkapnya tapi diri ku seakan terkunci dan tak bisa bercakap?
Hati: Katakan  saja yang sejujurnya mulut, tiap hari kamu ngomel-ngomel tapi kenapa sekarang kamu bilang kamu gak bisa berkata?
Mulut: Kamu harus terima nasib mu, siapa suruh mencintai seorang yang jauh berbeda.
Dalam hati hanya bisa menyalahkan diri, mengapa aku tidak jadi seorang pejabat sehingga aku bisa mendapat kan dia, dalam hati ku bertekat bekerja keras walau sebagai  kuli bangunan aku harus bisa mendapatkan dia.
Haaa… Sekarang aku mau jadi power ranger, agar bisa mencari uang dengan cepat, berubaaah…! (Nur)

Jumat, 14 September 2012

Member of UKMA IT 2012

Ini dia nih anggota UKMa IT Universitas Bakrie 2012.
Ketua : Denny 
Anggota : 
  • Aina
  • Fira
  • Gifto
  • Ro'is
  • Yuanita
  • Yuda
  • Dea
  • Tia
  • Dyah
  • Mira
  • Fauzi
  • Manda
  • Nur
Semoga kami bisa bekerja sama dengan baik :)

Foto Universitas Bakrie

Inilah tampak depan kampus Universitas Bakrie :)

Halo Semua!

Selamat datang di UKMa IT Universitas Bakrie 2012. Dengan adanya blog ini semoga kita bisa mengapresiasikan apa yang ingin kita utarakan.